Ada dua tetangga yang rumahnya berdekatan. Rumah mereka juga dekat dengan rumah saya. Keduanya sama-sama sudah sepuh. Masing-masing juga tinggal sendirian. Mereka adalah pak Hendro dan pak Aceng. Saya nggak tahu persis berapa umur mereka. Tetapi kalau dilihat penampilannya, usia mereka kayaknya tidak beda jauh. Dalam foto yang saya sertakan ini, pak Hendro orangnya pakai kacamata.
Pak Hendro ini rumahnya...
Hubungan baik dengan dua native speaker yang jadi pembicara workshop berlanjut setelah acara tersebut selesai. Sebelum kembali ke Amerika di hari Selasa, 4 Juli, mereka berharap bisa bertemu dengan keluarga saya. Sabtu sore jam empat tanggal 1 Juli, Shirley dan Shelley mengundang saya, istri, dan anak-anak, untuk ketemu di hotel tempat mereka menginap. Mereka ingin ketemu dengan Izal dan...
Manusia hidup di dunia hanya sekedar mampir. Ada yang menyebutnya sekedar mampir untuk minum sebelum melanjutkan perjalanan. Perjalanan menuju tempat keabadian, yaitu alam akhirat.
Sayangnya, dia tidak dapat ditemui setelah bingkisan itu saya terima, sehingga saya tidak tahu apa maksud dan keinginannya. Lewat blog ini saya akan menyampaikan apa yang akan saya ucapkan seandainya bertemu sendiri dengan dia.