Harus bagaimana lagi kita bisa membukakan mata para pecinta status quo agar tahu bahwa tidak ada yang tetap kecuali perubahan itu sendiri?
Peraturan memang penting, apalagi yang menyangkut etika, norma, dan nilai-nilai kesopanan atau budi pekerti. Namun bila kita tidak bermain cantik dalam menerapkannya, peraturan itu bisa menjadi bom waktu.
Organisasi apapun, termasuk institusi pendidikan, akan maju bila yang mengendalikan adalah orang-orang visioner yang dikepalai seorang pemimpin visioner pula. Lalu, seperti apa ciri-ciri orang visioner itu?
Sudah pasti semua orang memiliki tiga masa: masa lalu, masa kini, masa depan. Anda merasa memiliki tiga masa itu juga kan? Namun, tidak semua orang merupakan manusia visioner. Ada orang-orang yang kartunis Benny &...
Selalu menarik ketika membuka-buka kembali kenangan lama. Kadang tersenyum, tersentuh, atau terheran-heran dengan kemampuan sendiri. Kok bisa ya dulu membuat tulisan seperti itu. Begitu juga ketika saya membaca tulisan yang berjudul Wrong Man Right Place, saya jadi berpikir kembali tentang pemicu dibuatnya tulisan itu. Karena saya menyukainya, saya ingin berbagi kegembiraan dengan anda.
Orang yang bersalah ditempatkan di sebelah kanan....
Paul G. Stoltz menggolongkan manusia menjadi tiga kelompok sesuai sebutan yang diberikan kepada para pecinta alam. Dalam bukunya yang berjudul Adversity Quotient dia mengelompokkan orang-orang berdasarkan semangat dan daya juang dengan nama quitters, campers, dan climbers. Lalu, apa yang dimaksud dengan ketiga istilah itu?






