Bogor bukan hanya punya Tanjakan Setan di Gunung Gede tetapi juga Tanjakan Iblis di Gunung Salak.
Di punggung gunung Salak yang terakhir kali meletus tahun 1699 ini, segala petualangan saya dimulai, sebuah ekspedisi ke masa 5.000 SM.
Bagi perantau, mudik menjelang lebaran bukan hanya sekedar tradisi. Ada aneka ‘rasa’ di dalamnya. Untuk mereka, mudik bisa menjadi sebuah keniscayaan.
Arrgggghhhh… konyolnya lagi, pertigaan tersebut ternyata sudah saya lewati ketika saya menuju daerah Pasirangin, kemudian saya lewati lagi ketika saya ke Dayeuh.
Sayangnya rumah yang paling ujung bukan bernomor 39 tetapi 37. Sebelah rumah itu? Kuburan! Masak nomor 39 kuburan dan orangnya tinggal di situ?

Media Sosial

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome. & GeekyCube.