Antara pikiran tuhan dan pikiran setan keduanya tidak bisa disatukan. Masing-masing berjalan sendiri-sendiri. Kalaupun keduanya dimiliki, dipakainya tidak mungkin bersamaan tetapi bergantian.
Tetaplah melangkah meski disorientasi. Lebih baik kesasar daripada tidak sampai ke mana-mana. Kehilangan orientasi memang bisa berakibat fatal. Namun itu juga bisa menghasilkan sesuatu yang sangat bernilai dan tak terlupakan. (Nasihat petualang sejati)
Daripada menjadi Brutu yang hobi menjilat ludah, lebih baik menjadi orang yang suka makan brutu (bagian menonjol di pantat ayam tempat tumbuhnya bulu ekor). Jelas itu lebih terhormat.