Setelah hampir setahun saya cuekin akun Twitter saya @wkf2010, baru belakangan ini saya mulai ikut aktif berkicau. Bukan apa-apa, hanya dikarenakan banyak teman yang suka berkicau di Twitter sehingga, agar nyambung, saya juga perlu melakukan hal yang sama. Pelan-pelan saya mulai belajar cara berkicau dengan baik meski tidak merdu. Saya tergagap-gagap memang tapi itu biasa terjadi di setiap awal-awal mempelajari apapun. Yang penting niat dan semangat, nggak ada yang sulit buat dikerjakan.
Nah, dalam proses belajar nge-tweet itulah kemudian saya menemukan istilah seperti tweeps yang merupakan sebutan untuk pengguna Twitter, mention yang berarti menuliskan (menyebut) nama seseorang di dalam kicauannya yang cara penulisannya diawali dengan tanda @, retweet bila menuliskan kembali tweet (kicauan) orang lain, following yang berarti menjadi pengikut orang lain, follower untuk sebutan orang yang menjadi pengikut kita, folback atau follow back yang berarti mem-follow balik setelah di-follow orang, dan lain-lain. Dari banyak istilah itu, folback atau follow back cukup menarik bagi saya untuk disikapi.
Ketika kita mem-follow seseorang kemudian orang tersebut melakukan folback, tentu saja kita akan senang. Begitu juga sebaliknya. Orang lain akan gembira saat kita folback setelah mereka menjadi follower kita. Namun demikian, tidak semua pengguna Twitter otomatis akan melakukan folback bila ada follower baru baginya. Lebih-lebih mereka yang populer semacam selebriti, jangan harap anda pasti akan di-folback setelah anda following dia. Bila anda bernafsu untuk bisa di-folback dia, itu hak anda. Akan tetapi jika kemudian anda menjadi marah dan sakit hati karena dia tidak juga melakukan folback padahal anda sudah melakukan berbagai macam cara, anda sendiri yang akan rugi dan terlihat konyol. Di-folback memang menyenangkan tetapi tidak di-folback bukan berarti dunia akan kiamat.
Bila anda ingin mengikuti kicauan idola anda itu, tinggal klik ‘follow’ di sebelah nama dia. Otomatis apa yang dia kicaukan akan masuk ke linimasa (timeline) akun anda. Jika anda sudah bosan atau tidak mau lagi jadi follower-nya, tinggal klik ‘unfollow’. Apabila anda ingin kicauan anda didengar oleh artis atau tokoh idola anda itu, tidak perlu dia harus mem-folback sehingga menjadi follower anda, yang kemungkinannya sangat kecil. Cukup anda mention nama dia, otomatis dia akan tahu bila kicauan anda menyebut namanya. Dengan demikian, kemungkinan besar dia akan datang membaca kicauan yang anda tulis itu. Begitu sederhananya untuk berkicau agar terdengar oleh penghuni hutan Twitter yang menjadi idola anda tersebut tanpa harus menjadikan dia follower anda melalui folback. Jadi, mengapa harus minta folback?
Memang sebegitu pentingkah folback bagi anda?
Â
Sumber gambar: Twitter.com
Â
