Karena saya melihat dengan mata kepala sendiri, mau nggak mau saya harus percaya meskipun tidak masuk akal. Orang-orang tidak masuk akal itu menceritakan satu persatu di depan peserta workshop tentang pengalaman mereka memulai kegiatan onlinenya sampai bisa menghasilkan dolar dalam jumlah yang mencengangkan. Yang paling menarik perhatian adalah ketika seorang anggota komunitas bernama Abiyoso tampil dan memaparkan pengalamannya. Peserta workshop ger-geran mendengar kisah lelaki berbadan kecil ini sekaligus kagum dengan semangatnya. Abiyoso bercerita dengan bahasa Indonesia bercampur dengan bahasa Jawa.
Dari Master of Conthong alias pembawa acara, Isnaini, yang memperkenalkan Abiyoso sebelum tampil, peserta workshop Nganggur Itu Anugerah mengetahui betapa lugunya Abiyoso. Dikatakan oleh Isnaini bahwa dari semua anggota Gelatik Selam, Abiyoso yang paling parah bahasa Inggrisnya. Pernah di awal-awal dia bergabung, didapati email korespondensinya dengan orang asing yang selalu berisi kalimat yang sama yaitu yes father yang maksudnya mau mengatakan ’ya pak’. Abiyoso juga mengaku otaknya sudah tidak mampu lagi menyerap penjelasan dari teman-teman sekomunitas. Dia mengibaratkan otaknya sendiri dengan pempes yang sudah penuh. Meskipun begitu lugu dan dengan keterbatasan bahasa Inggris yang dimiliki, Abiyoso sekarang bisa memiliki pendapatan empat digit USD per bulan dari Google Adsense dalam situs bahasa Inggris yang dia kelola.
Meskipun tidak separah Abiyoso, beberapa anggota komunitas juga memiliki kemampuan bahasa Inggris yang pas-pasan. Seperti yang diakui Jatmiko yang oleh teman-temannya dipanggil Karmin, dia pernah mendapat komentar dari orang asing yang menulis ”Your website is beautiful but your English is horrible.” Namun demikian, anda akan terkaget-kaget bila mengetahui kemampuan dia dalam menghasilkan dolar. Dia katakan saat ini telah bisa memperoleh empat digit USD per bulan dari Google Adsense, tapi beda angka depannya lebih banyak dari Abiyoso.
Panuwun, Rislan, Wibi, Hans, Pica, Ian, Radian, Jauhari, Wawan (Pogung), Irawan (Jumbet), dan Isnaini adalah anggota Gelatik Selam lain yang juga berbaik hati membagi ilmunya dalam workshop. Mereka memiliki kemampuan menghasilkan USD 1000 s/d USD 75.000 per bulan. Mereka adalah bagian dari orang-orang yang tidak masuk akal yang tergabung dalam Gelatik Selam, sebuah komunitas dahsyat beranggotakan para online publisher hebat dari Yogyakarta.
