Saya nggak tahu, apa memang tidak mudah untuk dengan sengaja membuka diri agar tertular, atau memang sayanya yang rada-rada, ehm, belet. Waduh, belibet banget sih ngomongnya. Maksud saya gini, suka ada kesempatan yang datang menghampiri, tapi saya tidak bisa memanfaatkannya dengan baik. Bila melihat kesempatan yang ada, sebenarnya amat sangat terbuka untuk bisa memanfaatkannya. Jika anda pernah dengar ungkapan...
Koran Medan Prijaji dikelola sebuah badan hukum bernama N.V. Javaansche Boekhandel en Drukkerij en handel in schrijfbehoeften “Medan Prijaji.” NV ini didirikan oleh RM Tirto Adhi Soerjo bersama HM Arsad dan Oesman pada Januari 1904 dengan alamat di Gedung Kebudayaan (sekarang Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan/YPK), Djalan Naripan Bandung.
Mbah Maridjan memang bukan seorang pemuda. Oleh karena itu, sumpahnya tidak bisa dibilang sumpah pemuda. Namun dari sumpah mbah Maridjan, sebuah keteladanan diajarkan. Sayangnya, karena sumpahnya pula, dia mendapat cercaan.