Berminat? Syaratnya gampang, hanya dengan membaca tulisan ini sampai selesai.

Serius. Saya tidak bohong. Jika anda memiliki uang Rp 3000, anda sudah bisa melancong ke negara manapun yang anda suka di dunia ini. Bahkan kadang-kadang nggak sampai Rp 3000. Ada yang cukup dengan Rp 2500, Rp 2000 atau jika ada teman yang baik hati, anda dapat melakukannya secara gratis.

Kok bisa? Kenapa tidak? Sekarang ini semua serba dimudahkan oleh teknologi informasi. Salah satu wujud teknologi informasi itu ya, internet. Dengan internet kita bisa melanglang buana. Murah meriah bahkan bisa membuat orang lupa diri. Bisa juga menjadikan orang tersesat di belantara maya. Bila tidak bijak dalam menggunakan, tidak tertutup kemungkinan akan terjebur di kubangan dosa. Idih serem amat? Memang. Tapi tidak perlu takut bila kita hati-hati dan waspada dalam dunia maya yang borderless itu.

Dulu, istilah browsing dan surfing di dunia internet cukup populer. Orang sering menyebut-nyebut kata itu. Istilah itu tidak beda artinya dengan jalan-jalan. Hanya saja melancongnya bukan di dunia nyata tetapi di dunia maya. Banyak tempat yang bisa dikunjungi di belahan dunia maya, dari yang sopan sampai yang vulgar, dari  yang bermanfaat sampai yang sekedar sampah. Situs seperti apa yang dikunjungi tergantung kepentingan dan tabiat orangnya. Jika anda suka mengunjungi situs esek-esek, bisa jadi anda memang termasuk orang yang mesum atau suka hal-hal yang berbau-bau bau (?).

Dalam perkembangannya, muncul istilah-istilah baru yang terkait dengan internet: netiquette, newbies, cybercrime, smiley, dan masih banyak lagi. Saat layanan jejaring sosial booming, muncul  sebutan facebooker. Buat saya sendiri, kadang-kadang saya harus bengong dulu sebelum betul-betul mengerti dengan istilah-istilah itu. Sampai sekarang pun saya sering bertanya ke teman yang lebih paham dan jago tentang internet dan tetek bengeknya. Dari pada malu bertanya kemudian sesat sendirian, ya kan?

Ketika istilah weblog diperkenalkan oleh Jorn Barger pada 17 Desember 1997 kemudian dalam perkembangannya lebih populer dengan sebutan blog, istilah-istilah baru yang terkait dengan blog bermunculan, blogger misalnya. Istilah yang mengacu pada pemilik dan pengguna blog ini makin populer ketika istilah tersebut digunakan sebagai nama produk dari Pyra Labs. Nah, jika anda memiliki blog, baik blog aktif maupun blog basi, anda sudah bisa disebut blogger.

Salah satu kegiatan yang dijalankan oleh seorang blogger ya… jalan-jalan. Kegiatan jalan-jalannya seorang blogger biasa disebut dengan blogwalking. Kalau begitu bisa dong ya kita istilahkan kegiatan-kegiatan lain dari blogger dengan nama blogrunning jika orangnya lari-larian, blogsleeping untuk yang ketiduran saat lihat blog, blogpeeping bagi yang suka ngintip doang, dan blogcicing untuk yang bisanya cengok doang. Ah, keterlaluan amat bercandanya?

Kita ambil satu istilah yang sudah diakui dan dianggap ‘standar’ saja, blogwalking. Memang ada manfaatnya ya melakukan blogwalking, longok-longok blognya orang? Saya tidak tahu pendapat anda tentang ada tidaknya kegunaan blogwalking. Namun bagi saya, selain menambah teman dan mempererat tali silaturahim, dan itu sudah pasti, saya bisa tahu meskipun belum pasti benar, bagaimana karakter si pemilik blog yang sedang saya datangi. Norak kah, sopan kah, tengil kah, baik hati kah, songong kah, humble kah, aahhh… Asik juga melakukan tebak-tebak buah manggis. Tapi maaf, saya tidak menerima jasa menebak tabiat orang.

Jalan-jalan ke blog orang lain untuk sebagian blogger sudah menjadi agenda rutin dan wajib. Untuk sebagian lainnya, pekerjaan itu hanya kegiatan iseng saja yang akan dilakukan bila ada waktu longgar. Bagi sebagian lainnya lagi, blogwalking haram dilakukan. Hlah? Memang ada? Lho, siapa tau MUI mengharamkan blogwalking?

Bila anda punya kesempatan dan mau, hendak ke mana anda melancong? Di dunia maya ini entah sudah ada berapa ratus juta atau malah milyar blog yang siap dikunjungi. Desember 2007 saja blog search engine Technorati mencatat lebih dari 112.000.000 blog yang gentayangan di jagad maya ini. Dengan begitu, tinggal tentukan tanggal, bulan, dan tahun kapan anda jalan-jalan. Untuk tujuan, anda tinggal pilih, atau barangkali anda lebih suka jadi backpacker dalam blogwalking, alias jadi ‘turis kere’ saat menjelajah blog. Maksudnya, anda tidak memiliki tujuan khusus, hanya mengikuti ke mana kursor anda bergerak. Dengan menjadi backpaker yang lagi blogwalking, anda bisa menjelajahi segala sudut-sudut dunia. Ongkosnya? Amat sangat murah. Saking murahnya, barangkali istilah budget trip sudah tidak cocok lagi.

Jadi, siapkan saja Rp 3000 dan pergi ke warnet terdekat. Selamat pelesiran kawan.

14 COMMENTS

  1. Salam kenal mas,,ne aku juga lagi blogwalking,,syukur syukur saya dapat ilmu buat nambah pengetahuan saya..dan sapa tau juga saya dapat guru juga buat ngaseh ilmu belajar ngeblog..hehehe!!kunjungi balik ya mas (ngareep)hehe

  2. ‘blogrunning’
    ‘blogsleeping’
    ‘blogpeeping’
    ‘blogcicing’

    Istilah2nya baru neh pak, bisa dipopulerkan jd hak cipta…he…(ikutan bercanda)

  3. beuuhhhh!!!!,… mantap bos,… dengan Rp. 3000 kita bisa berkeliling dunia,.. bukan hanya 3000-nya,.. tapi waktu juga lho pak,.. dengan 3000 kita hanya satu jam bisa mengunjungi banyak negara yang kita mau,…

    i love it

  4. setujuh sama Pak WKF!!! sayah sangat addicted sama yang namanya internet sekarang, selain karena cari uang sambilan, juga karena kapabilitas lain yang bisa dilakukan 😀

  5. beuhhhhhhhhhhh blognya ada narsis juga ya…g salah kalo ikutan foto juga 😛

    btw pak…lengkap amat weblog nya apalagi sama sejarahnya segala 😛 hehehehe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here