Anda tidak akan menemukan istilah photogrammar di kamus manapun. Namun anda akan mendapati dengan mudah kata photo atau photography dan grammar di hampir semua kamus Bahasa Inggris. Kalau begitu, apa yang dimaksud dengan istilah tersebut?

Istilah photogrammar sebenarnya akal-akalan atau gagasan saya saja. Ya, photogrammar hanyalah sebuah istilah yang saya gunakan untuk menggambarkan sebuah ide tentang belajar tata bahasa atau grammar dengan cara menyenangkan. Selain itu, photogrammar juga saya gunakan sebagai analogi bahwa belajar grammar itu ternyata mudah semudah saat kita sedang dipotret. Anda merasa kesulitan bila sedang difoto? Rasanya semua orang tidak perlu apa-apa jika sedang difoto. Cukup diam atau tersenyum simpul sambil mengarahkan pandangan ke kamera, pasti akan berhasil. Tidak masalah nanti kesan yang terlihat di dalam foto apakah kaku atau luwes. Apalagi bagi anak remaja, urusan potret memotret merupakan kegiatan yang menyenangkan. Ada saja gaya yang mereka tampilkan saat difoto. Gaya yang paling sering dipertontonkan adalah menggembungkan kedua pipi hingga mirip katak bangkong, memonyongkan mulut, menjulurkan lidah, dan mengacungkan telunjuk dan jari tengah membentuk huruf V. Gaya-gaya semacam itu seolah-oleh menjadi wajib dan otomatis saat ada di depan kamera, bahkan anak-anak sekalipun. Coba anda perhatikan gaya gadis cantik yang satu ini.

gadis fotogenik memang asyik

Selain untuk mencoba menunjukkan bahwa grammar itu semudah berpose saat difoto, photogrammar juga saya ciptakan untuk menghilangkan kesan bahwa grammar itu menyeramkan. Kesan grammar sebagai pelajaran yang sulit dan menyeramkan sudah lama saya temukan dan rasakan. Bahkan bukan hanya khusus grammar, pokoknya yang namanya Bahasa Inggris sering divonis sebagai pelajaran yang sulit disamping matematika tentunya. Terus terang, saya juga menganggapnya demikian khususnya Bahasa Inggris. Tapi itu dulu, ketika saya masih berada di bangku sekolah. Keterbatasan otak saya memahami Bahasa Inggris menjadikan saya mengutuki dan menyatakan Bahasa Inggris merupakan pelajaran yang sulit. Ketika sekarang saya berada pada posisi yang mengajari, saya juga maklum jika anak sekolah maupun mahasiswa mengatakan Bahasa Inggris itu sulit. Namun demikian, tentu saja tidak cukup hanya dengan memaklumi untuk mengatasi masalah tersebut. Harus ada solusi konkrit yang diambil. Oleh karena itu, muncullah photogrammar.

peserta photogrammar

Asumsi saya sederhana dan berdasarkan pengalaman pribadi ketika saya menggagas photogrammar. Saya harus mengubah mindset mereka dulu sebelum mulai belajar grammar. Mindset bahwa grammar itu sulit dan menyeramkan harus saya balik. Jika kerangka berpikirnya sudah positif maka sikap yang akan muncul pasti akan positif juga. Bila ternyata tetap muncul kesulitan, penanganannya pasti akan lebih mudah. Itu asumsi sederhana saya.  Masalah asumsi saya itu terbukti atau tidak, waktu yang akan menentukan. Meskipun demikian, saya sendiri optimis akan berhasil karena saya pernah mengalami hal yang sama. Ketika dulu saya tidak suka dengan pelajaran bahasa Inggris maka semudah apapun materi Bahasa Inggris yang diberikan tetap saya anggap sulit. Dan kemauan untuk terus mempelajari begitu susah dimunculkan. Namun saat seorang guru SMA saya berhasil membuat saya jadi tertarik, saya merasa Bahasa Inggris itu begitu mudah bahkan ketika kesulitan muncul. Saya tidak yakin guru tersebut tahu bahwa beliau telah berhasil mengubah cara berpikir dan membangkitkan motivasi saya dalam mempelajari Bahasa Inggris. Yang pasti, akibat yang saya terima saat itu menjadi inspirasi bagi saya saat ini.

Nah, bila suatu saat Anda mencari saya dan tiba-tiba melihat saya sedang berfoto-foto ria, bisa jadi saat itu saya sedang menjalankan photogrammar.

Sumber gambar: koleksi pribadi

 

6 COMMENTS

  1. Alhamdulillah masih inget pak.. 😉
    Pokok’a photogrammar simple n asik lah.. 🙂

    Oh iya pak,, bapak suka ngepost soal2 grammar atau pelajaran grammar secara online ga pak? 🙂

    Kalau iya,, saya mohon diberi tau alamat web’a pak. 🙂

    Makasih pak atas semua’a.. ^^”

  2. The terms sounds unique. This article makes people want to learn more and more about English. So let me join with your class someday 🙂

Leave a Reply to Maulana Alfian Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here