Dunia maya tak ubahnya dunia nyata. Jika di dunia nyata kita bisa melakukan personal branding alias pencitraan, di dunia maya juga. Bahkan kedua dunia itu sudah disinergikan. Saat ini, dunia maya semakin dimanfaatkan dalam mendukung pencitraan yang dilakukan di dunia nyata (off line). Lalu, bagaimana cara membangun pencitraan di dunia maya?

Blog. Ya, itulah salah satu jawabannya. Melalui blog, personal branding bisa dibangun. Citra seperti apa yang ingin terlihat di mata publik dapat dibentuk melalui blog. Blogger sebagai pemiliknya dapat mengisi blog dengan topik yang sesuai dan mendukung brand yang ingin dia ciptakan. Sebenarnya, baik dengan sengaja seorang blogger menggiring persepsi pembacanya maupun tidak, apa yang dituliskan di dalam blog otomatis akan membangun personal branding bagi dirinya. Melalui tulisan-tulisannya itulah dia akan dikenal sebagai apa atau siapa.

Blog sebagai media pembangun personal branding barangkali merupakan tahapan lebih lanjut dalam ngeblog. Sebelum sampai pada tahapan itu, seorang blogger harus mengawalinya dengan kemampuan membangun blog terlebih dahulu. Layanan blog yang bagaimana yang akan digunakan? Apakah cukup menggunakan layanan blog gratisan atau yang berbayar? Semua itu harus diputuskan dan tentu saja ada untung ruginya. Untuk seorang pemula, layanan blog gratis semacam WordPress atau Blogspot sudah cukup. Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya keterampilan dan pengetahuan ngeblog, menggunakan blog yang berbayar lebih dianjurkan.

Setelah memiliki blog, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengisinya. Ini penting untuk dilakukan karena pembaca akan datang bila blog selalu diisi dengan tulisan baru. Tidak harus setiap hari, setidaknya dalam seminggu ada dua atau tiga tulisan baru. Bila tidak, sangat mungkin blog tersebut akan ditinggalkan pembacanya. Hal ini wajar terjadi karena siapapun akan enggan untuk datang bila tulisan yang ditemui masih itu-itu saja.

Jika kemampuan menambah tulisan baru sangat terbatas, ada alternatif penggunaan yang bisa dipilih bagi blog yang dimiliki yaitu blog tersebut khusus dipergunakan untuk lomba. Karena ada iming-iming hadiah yang akan diperoleh, barangkali hal ini akan lebih memotivasi untuk menulis. Perihal ada tidaknya kompetisi blog tak perlu khawatir, selalu ada yang menyelenggarakan. Bila anda rajin berselancar di dunia maya, banyak lomba ngeblog yang akan ditemukan. Hadiahnya beragam, ada yang berbentuk uang maupun barang. Tinggal anda pilih mana yang sesuai minat anda.

Ada sebuah buku yang mengajarkan pembacanya untuk melakukan personal branding sekaligus berburu hadiah melalui blog. Buku yang ditulis Harris Maulana dengan judul Rezeki Nomplok dari Kontes Blog ini sangat bermanfaat menjadi panduan bagi blogger pemula maupun ‘karatan’. Dari segi harga, buku menarik ini tak mahal. Kita bisa memperolehnya hanya dengan mengeluarkan uang kurang dari Rp 22.800. Bahkan jika anda membeli di toko buku online, harganya akan didiskon menjadi Rp 19.608. Meskipun jumlah halaman buku ini hanya 98, isinya bernas. Buku ini dibagi menjadi tujuh kelompok bahasan yang menarik:

  1. Mengapa ngeblog?
  2. Memilih dan membuat sebuah blog
  3. Mencari kontes blog yang berkualitas
  4. Bereksplorasi dan mulai menulis
  5. SEO dan linking
  6. Personal branding
  7. Lampiran contoh tulisan

Harris Maulana yang berkali-berkali memenangkan berbagai lomba blog berhadiah dari flashdisc sampai rumah menjadi jaminan apa yang tertulis bukan hanya sekedar teori. Buku yang diterbitkan 12 Februari 2012 ini merupakan kitab suci yang berisi pengalaman penulisnya dan teknik-teknik yang dia jalankan dalam memenangkan beragam kompetisi blog. Jadi jelaskan? Buku karya Harris ini bukan sekadar teori muluk-muluk tetapi merupakan pengalaman pribadi yang dituangkan dalam tulisan.

5 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here