pecel asli madiunPecel asli Madiun Bu Pardi itu cocok buat penikmat kuliner asli Indonesia. Pemilik lidah ndeso macam saya ini akan sangat bahagia bila bertemu makanan bercitarasa ndeso juga. Apalagi makanannya sudah ndeso, tempat makannya bernuansa ndeso pula. Heaven!

Yang menyenangkan, banyak beragam makanan ndeso bisa ditemui di Bogor. Baik ndeso-nya Jawa Barat sendiri maupun daerah lain di wilayah Indonesia.  Kita tinggal pilih mau yang mana. Salah satu yang cocok buat lidah saya adalah masakan Jawa yang disebut pecel. Pecel apa saja dan dari daerah mana saja, entah itu dari Jawa Tengah atau Jawa Timur. Satu yang saya suka nikmati adalah pecel Madiun. Di Kota Hujan ini pecel Madiun banyak yang jual, baik yang berada di tengah kota maupun pinggiran. Siang ini saya sempatkan makan siang di warung pecel asli Madiun Bu Pardi.

Banyak pertimbangan mengapa memilih pecel asli Madiun Bu Pardi ini. Lokasinya yang berada di tengah kota yaitu Jln. Jend. Sudirman No. 15J, Kota Bogor memudahkan kita untuk menjangkaunya. Posisinya paling pojok di komplek pertokoan di dekat lampu merah pertigaan Jln. Sawojajar dan Jln. Jend. Sudirman, dekat mal Bogor Junction dan persis berseberangan dengan Bogor Permai Bakery & Restaurant.

Angkutan kota atau biasa disebut angkot banyak yang lewat di depan atau di sampingnya, misalnya angkot dengan rute Pasar Anyar-Salabenda, Pasar Anyar-Cibinong/Citeureup, Pasar Anyar-Cimanggu, dan Warung Jambu-Terminal Baranangsiang. Bahkan jika dari Stasiun Bogor, Anda cukup jalan kaki. Hanya butuh 13 menit. Jaraknya kalau kita cek di Google Maps sejauh 1,2 km. Bila tidak mau jalan kaki, Anda bisa naik angkot. Anda perlu jalan dulu ke Taman Ade Irma Suryani/Kapten Muslihat atau lebih dikenal dengan sebutan Taman Topi. Banyak angkot menunggu penumpang di dekat taman itu, persisnya di samping Bank BJB di pertigaan yang menuju Pasar Anyar. Naiklah angkot jurusan Cimanggu. Kalau mau banyak pilihan, Anda bisa jalan sebentar ke Pasar Anyar, lalu tinggal pilih mau naik angkot jurusan mana saja seperti yang saya sebutkan di atas. Semua lewat depan warung pecel asli Madiun Bu Pardi.

Kalau warung ini mengklaim asli Madiun, memang benar adanya. Andi pemiliknya berasal dari desa kecil di lereng Gunung Wilis bernama Desa Dagangan, Kabupaten Madiun. Resep warisan keluarganya yang asli Madiun betul-betul dia jaga. Salah satu contoh misalnya kacang tanah yang dia pakai untuk membuat bumbu kacang bukan kacang tanah sembarangan, tapi kacang tanah yang didatangkan dari Tuban, Jawa Timur. Keunggulan dari kacang ini, meskipun ukurannya kecil tapi bernas dan rasanya manis gurih. Harganya pun jauh lebih mahal.

Selain pecel yang jadi andalan, warung pecel asli Madiun Bu Pardi menawarkan banyak pilihan di menunya. Anda bisa mencoba rawon, soto ayam kampung, ayam kampung goreng, garang asem ayam kampung, dan lauk pelengkap lainnya seperti empal, rempelo ati, tahu dan tempe bacem atau goreng, bakwan jagung, dan lain-lain. Warung ini juga menyediakan kudapan misalnya pisang goreng, randa royal (tape goreng), dan makanan kecil lainnya. Jika bosan dengan nasi, Anda bisa mencoba tepo (semacam lontong) untuk menjadi teman pecel Anda.

pecel asli madiun bu pardi garang asem
Garang Asem Ayam Kampung

Dari segi harga, mahal atau tidak itu relatif. Namun melihat lokasinya, harga yang ditawarkan masih wajar. Warung pecel asli Madiun Bu Pardi memasang harga yang sebanding dengan kenikmatannya. Seporsi nasi/tepo pecel plus lempeng (kerupuk karak) dihargai Rp 15.000, garang asem ayam kampung Rp 25.000, rawon plus kerupuk udang Rp 20.000, tempe mendoan Rp 2.000, pisang goreng Rp 2.000. Untuk minumnya, selain minuman standar semacam es teh dan es jeruk, warung ini juga menyediakan wedang tape dan di akhir pekan disediakan es jamu seperti beras kencur dan kunir asem. Makanan khas Madiun seperti bothok sembukan dan brengkes (semacam pepes) juga hanya tersedia di akhir pekan.

pecel asli madiun bu pardi mendoan
Tempe Mendoan
pecel asli madiun bu pardi pisang goreng
Pisang Goreng

Jam bukanya 9.00 WIB sampai 18.00 WIB setiap hari. Karena mendapat banyak pujian akan citarasa masakannya, warung pecel asli Madiun Bu Pardi selalu ramai pengunjung. Apalagi di akhir pekan. Tempat yang tersedia kadang tidak mencukupi. Meskipun agak sempit, tempatnya nyaman. Meja dan bangku panjang terbuat dari kayu trembesi dipelitur mengilat menjadikan suasananya terasa teduh dan membuat betah berlama-lama. Bagi yang berat badannya berlebih juga tak perlu khawatir. Bangkunya sangat kokoh.

pecel asli madiun bu pardi
Warung pecel asli Madiun Bu Pardi yang selalu ramai.

Entah sudah berapa kali saya menikmati masakan warung pecel asli Madiun Bu Pardi. Karena itu, makan siang hari ini saya hanya memesan menu favorit saya yaitu garang asem ayam kampung dan mendoan untuk pendamping nasi. Seperti biasa, ayam kampung yang diolah garang asem teksturnya sangat empuk. Sedapkah? Beuh! Untuk minumnya, cukup teh tawar panas. Terakhir, pisang goreng hangat sebagai penutupnya.

pecel asli madiun bu pardi garang asem
Saking nikmatnya, yang tersisa dari garang asem ayam kampung ini tinggal tulang.

Jika Anda berencana wisata kuliner Bogor, jangan lupa memasukkan warung pecel asli Madiun Bu Pardi ke dalam agenda Anda. Sangat direkomendasikan untuk dikunjungi!

Saran menuju warung pecel asli Madiun Bu Pardi:

Dari mana pun Anda berangkat, baik dari Terminal Baranangsiang, Stasiun Bogor, atau bawa kendaraan sendiri, tanyalah kepada orang yang Anda jumpai di mana lampu merah Bogor Permai. Penduduk asli atau mereka yang telah lama tinggal di Bogor pasti tahu Bogor Permai karena toko roti ini sudah ada sejak puluhan tahun silam.

Foto: koleksi pribadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here