Jika dalam tulisan sebelumnya saya membabarkan apa itu Kandang Kambing, sekarang saya akan lanjutkan dengan cerita siapa saja yang telah sudi menjadi tamu dan meneras di tempat yang memiliki tagar #KandangKambing di Twitter tersebut.

Yang paling nyaman di #KandangKambing adalah terasnya. Di teras berkeramik putih itulah para tamu duduk lesehan, ngobrol sambil menikmati kopi, teh, dan kudapan. Sebagaimana lazimnya sebuah teras atau beranda, tidak ada pintu, jendela, atau dinding yang menghalangi atau menjadi penyekat. Itu juga merupakan filosofi dari teras #KandangKambing, terbuka bagi siapa saja. Siapa pun boleh datang. Tidak ada pengotak-kotakan tamu yang bertandang. Kaya-miskin, laki-perempuan, tua-muda, profesi apapun, selalu akan diterima dengan tangan terbuka. Tidak ada pengastaan, tak kenal seleb-seleban. Begitu datang ke #KandangKambing, semua memiliki derajat dan kedudukan sama. Berdiri sama tinggi, duduk sama rendah. Semua lebur layaknya kambing, maksudnya semua kambing mengembik. Tidak ada yang menggonggong, kan? Seperti itulah bila Anda mau dan berani meneras di #KandangKambing. Anda pasti akan dikambingkan. Ah. :mrgreen:

Tempat terbuka seperti teras memang nyaman untuk bersosialisasi. Kegiatan apa pun yang dikerjakan di teras #KandangKambing selalu menguatkan ikatan sosial pelakunya. Bentuknya bisa macam-macam dari yang tidak serius sampai yang sangat serius, tapi lebih sering tidak serius. Obrolan politik, sosial, ekonomi, budaya, pertahanan, keamanan, apalagi yang Anda ingin sebut, mungkin telah diperbincangkan di teras #KandangKambing. Setiap tamu atau kelompok tamu memiliki jenis kegiatan sendiri-sendiri, dari sekadar ngobrol, berbincang sambil diselingi ngopi atau ngeteh, bahkan menyantap nasi liwet yang digelar di atas daun pisang. Saat musim durian, teras #KandangKambing pun jadi tempat berpesta buah asyik itu. Top.

para tamu11-durian

Mereka yang pernah menjadi tamu #KandangKambing, apapun status dan profesinya, otomatis menjadi teman bermain. Mereka datang dari komunitas yang saya ikuti, kantor tempat nguli, dan media sosial semacam Twitter. Di antara aktifitas yang mereka lakukan membutuhkan koneksi internet. Untuk saat ini, hal itu tentu saja tidak menjadi masalah. Mereka yang kadang-kadang mau mengunggah tulisan di blognya atau sekadar berkicau di galur waktu bisa memanfaatkan layanan wifi yang ditawarkan banyak operator telepon selular. Apa pun koneksi internet yang dipakai, semua tidak ada masalah dan lancar digunakan di teras #KandangKambing.

Tidak gampang mengingat nama para tamu #KandangKambing karena begitu banyaknya. Namun demikian, saya akan coba tuliskan. Bukan nama aslinya tetapi nama yang mereka gunakan di Twitter. Jadi jika Anda tidak memiliki akun Twitter, Anda tak akan menemukan nama Anda di antara nama-nama tersebut di bawah. Namun jika Anda punya akun Twitter dan pernah meneras di #KandangKambing tetapi tak tertulis di daftar, itu bukan sengaja saya lakukan. Silakan ditulis saja di kotak komentar. Oke?

Inilah para tamu #KandangKambing yang tidak berdasarkan urutan atau kelompok tertentu:
@1bichara, @mataharitimoer, @InsideErick, @HARRISmaul, @ErfanoNalakiano, @MySetiawan, @banyumurti, @suhartiwairagya, @PelancongMalas, @kedairindu, @jogetbacot, @abahzoer, @TiccoLaksana, @sadhurasjidi, @AflRoses, @ronaymessi, @R_Gints, @masfajar, @gunungkelir, @likpaijo, @tomytaslim, @profijo, @masgendar, @navieonline, @unoriband, @readyshoots, @cepyhr, @imbutique, @chedyt, @nank_blue, @idan_hakim, @Doel_Hudri, @teguhpradekso, @adammaliklubis, @aguzzasimido, @acunmeswew, @sansan_wawaa, @A_Jaelani43, @dennyzzorrick, @misbeh27, @zackySCHF, @rrizkie, @JuandaXBM, @abidz_are, @suaratidur, @ndydeecindy, @ThiaSoediro, @ikangcadel, @nuniksmaharani

Sumber gambar: koleksi pribadi

20 COMMENTS

  1. @masgendar: sama-sama, Mas. Jangan kapok, ya? 🙂
    @soewoeng: ayo, Mas. Dienteni pokoke. 😎
    @doel hudri: kompor lu, ah. 😉
    @Tomy W. Taslim: tuh, sudah ada. Kulitnya, tapi. 😀

  2. @Ovan: ayok datang lagi buat foto-foto. 😉
    @abahzoer: bener. ;p
    @Pelancong Malas: kapan-kapan gabung lagi, ya. 🙂
    @M Rizky F: ditunggu kunjungannya. 🙂
    @kambing kesekian: kombinasi yang makcrot. :mrgreen:

  3. @Banyumurti: gak nulis saja tulisannya muncul. Apalagi nulis beneran. 😉
    @totok: ya 🙂
    @PRofijo: martabaknya juga boleh tanduk, kok. 🙂
    @cepy: sudah ditambahkan, tuh. 😎
    @erick: hai, kambing. #Eh ;p
    @masfajar: takut bau kali. :mrgreen:
    @Rozikin: ayok. Harus diluangkan. 😉

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here