martabak manis di bogor

Langka, pedagang martabak manis di Bogor pakai bahan bakar arang. Yang saya tahu, ada dua penjual yaitu Martabak Encek di Jln. Surya Kencana dan Martabak Aphin di Jln. Pajajaran No. 19.

Martabak manis yang dipanggang menggunakan arang selain unik, rasanya juga berbeda. Buat sebagian orang, memasak menggunakan arang bisa jadi hiburan tersendiri. Apalagi buat mereka yang sehari-harinya menggunakan kompor gas untuk memasak.

martabak manis di bogor
Martabak manis di Bogor dipanggang pakai bahan bakar arang. (Foto: @utamiutar)

Saat ada kesempatan, saya mengunjungi salah satu dari dua penjual martabak manis di Bogor itu. Karena Martabak Encek hanya buka dari pukul 13.00 WIB dan konon biasanya pukul 16.00 WIB sudah habis, sore itu saya ke Martabak Aphin. Sekadar informasi, Martabak Encek menjajakan martabaknya menggunakan gerobak yang mangkal di trotoar dekat perempatan Jln. Surya Kencana dan Gang Aut, sebelah kanan minimarket Indomaret. Itulah sebabnya dia hanya jualan siang hari sampai sore. Begitu dagangannya habis, gerobak dagangan dia beresi lalu pulang.

Martabak Aphin menjual dagangannya di kios yang tidak terlalu besar. Kiosnya berseberangan dengan Apotik Indonesia tapi tidak persis berhadap-hadapan. Untuk mengenalinya juga gampang karena kios dan gerobaknya menggunakan kombinasi warna mencolok kuning dan merah. Jika dari arah Terminal Baranangsiang, Martabak Aphin ada di sisi kiri jalan setelah melewati jembatan yang melintasi sungai Ciliwung. Jarak dari jembatan itu sampai ke kios sekitar 100 meter.

Martabak Aphin tidak melayani pembeli yang makan di situ. Kalaupun martabaknya mau dimakan di tempat, Martabak Aphin hanya menyediakan beberapa bangku plastik bulat di depan gerobak dagangannya. Bangku plastik itu biasanya dipakai para pembeli untuk menunggu. Pedagang martabak manis di Bogor yang satu ini membuka dagangannya dari pukul 13.00 WIB sampai 23.00 WIB.

Martabak Aphin menjual martabak manis di Bogor sudah 35 tahun. Kios yang sekarang dia tempati sejak 2004 setelah pindah dari tempat usahanya di daerah Sukasari. Jadi bisa dikatakan Martabak Aphin bukan pemain kemarin sore di Bogor ini. Jam terbangnya sudah tinggi. Mereka yang suka berburu dan penikmat kuliner Bogor pasti sudah tak asing lagi.

martabak manis di bogor
Martabak Aphin

Porsi martabak yang ditawarkan Martabak Aphin cukup besar. Satu loyang bisa untuk empat orang. Harganya lumayan mahal bila dibandingkan penjual martabak dekat rumah yang biasa saya beli. Nyaris empat kali lipat. Namun harga yang bisa bikin keder itu sebanding dengan ukuran dan rasa martabak yang didapat. Uang senilai Rp 70.000 untuk seporsi martabak manis dengan racikan pisang dan cokelat/meses, misalnya, tak membuat pembelinya menyesal. Tiga buah pisang raja bulu dan meses yang berlimpah ditambahkan ke martabak yang saya pesan itu. Bagi pecinta cokelat, menikmati martabak dengan cokelat melimpah di dalamnya jelas sebuah surga dunia.

martabak manis di bogor
Martabak manis pisang cokelat/meses sedang dipanggang. (Foto: @utamiutar)
martabak manis di bogor
Lezatnya Martabak Manis di Bogor

Martabak Manis di Bogor yang Disarankan

Bila Anda berkesempatan mencoba martabak manis di Bogor, justru bukan martabak seperti yang saya beli itu yang saya rekomendasikan. Ada varian yang lebih dahsyat. Rekomendasi ini datangnya dari teman yang sebelas-duabelas dengan almarhum Bondan Winarno yang pernah saya ceritakan di tulisan tentang ikan kayu kemarin. Pesanlah martabak manis dengan topping setengah keju setengah kacang cokelat/meses. Kombinasi rasanya dahsyat. Campuran gurih dan asinnya didapat dari keju dan mentega. Kacangnya menguatkan kelezatan gabungan keju dan mentega tersebut. Manisnya dari cokelat. Pas banget di lidah!

Selain martabak manis yang dibakar pakai arang, Martabak Aphin juga menyediakan martabak telur. Porsinya gede pula. Harganya tak beda jauh dengan martabak manis. Pilihan telurnya ada dua macam yaitu telur ayam atau bebek. Bila cuaca Bogor pas mendung, gerimis, atau hujan gede sekalian, martabak telur lebih cocok dinikmati.

martabak manis di bogor
Menu di Martabak Aphin Per 15 Februari 2018

Setelah kedai mie Aceh di Bogor saya sambangi beberapa waktu lalu, sekarang giliran bersilaturahmi dengan bakul martabak. Mencicipi martabak manis di Bogor merupakan pilihan tepat saat wisata kuliner di Bogor meskipun bukan kuliner khas Bogor.

Kapan ke Bogor?

Sumber gambar: koleksi pribadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here