Freemasonry atau bahasa Belandanya Vrijmetselarij merupakan gerakan rahasia dari kaum Zionis atau Yahudi yang bertujuan menghancurkan Islam di seluruh dunia. Tidak luput juga di Indonesia. Meskipun sejak dikeluarkan Surat Keputusan Presiden 27 Februari 1961 yang melarang sekaligus membubarkan perkumpulan tersebut, tetapi nyatanya mereka masih gigih bergerilya dengan cara menyusup ke berbagai sektor. Media dan telekomunikasi termasuk diantaranya.

Siapa tak kenal Trans TV. Televisi swasta yang mengemas program acaranya demikian menarik dan beragam. Dengan berperan sebagai serigala berbulu domba, Yahudi melancarkan serangannya dengan tanpa disadari oleh para pemirsa muslim Indonesia. Bila tidak waspada, lambat laun generasi muda Islam akan mengikuti gaya hidup yang jauh dari nafas Islam sebagaimana yang mereka harapkan. Bagi mereka, kalau tidak bisa menarik ke dalam agama mereka, setidaknya mengikuti gaya hidup yang mereka inginkan. Makanya tidak heran selama Ramadhan kemarin, diadakan perubahan total jam tayang. Acara yang memutar film-film bioskop yang biasanya diputar jam sembilan mereka pindahkan menjadi jam tujuh. Bisa ditebak targetnya. Para pecinta film akan lebih memilih menonton bintang film idolanya daripada capek-capek tarawih dan tadarus di masjid. Dan tahukan anda bahwa logo dari televisi ini mempunyai kemiripan dengan logo Freemasonry. Kecil kemungkinannya kalau hal ini dianggap sebagai sebuah kebetulan.


Selain Trans TV, SCTV juga dikabarkan 21% sahamnya dimiliki oleh Israel melalui PT. Mitra Sari Persada. Ada pula saham spekulan Yahudi internasional, George Soros yang disebut-sebut masuk melalui Bahkti Investama, salah satu pemegang saham jaringan majalah Tempo.


Kedok lain yang dipakai Yahudi di Indonesia adalah melalui jalur telekomunikasi. Ketika Indosat melakukan divestasi, 41,94% sahamnya dibeli oleh Singapore Technologies Telemedia (STT), anak perusahaan SingTel, yang para pengelolanya merupakan hasil didikan Israel. Kalau dilihat dengan teliti, logo Indosat sekarang merupakan metamorfosis dari Bintang David yang merupakan simbol bangsa Yahudi.

Jika Freemasonry sudah terlarang di Indonesia, bukan berarti mereka tidak akan terus berusaha untuk tetap bercokol. Mereka tidak akan tinggal diam selama kaum muslim belum mengikuti agama mereka. Atau setidaknya mengikuti kehidupan sebagaimana mereka hidup. Allah sudah memperingatkan hal ini dalam surat Al-Baqarah ayat 120.


120. Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.

6 COMMENTS

  1. Emang bgitu adanya, kebanyakan orang tidak ada yang peduli karena tidak merasa dirugikan secara langsung, sebetulnya penulis mengangkat sisi prilaku negatif mereka agar pembaca teredukasi.
    Terima kasih

  2. @Bung Iwan: Mohon maaf bila kurang nyaman dengan yang ini. Artikel ini hanyalah rangkuman dari beberapa tulisan yang pernah saya baca dan tidak bermaksud menyebar kebencian. Mudah-mudahan Bung Iwan dan pembaca lain melihat ini sebagai sebuah paparan informasi yang perlu dicermati, bukan sebagai penebar kebencian. 😉

  3. Saya nggak tuh. Provokatif amat tulisannya, mas? Memang blog itu ekspresi kebebasan. Tapi saya pikir tidak perlu menyebarkan kebencian.

Leave a Reply to wongkamfung Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here