deklarasi kandang kambingBlogger itu penular, bahkan sampai bisa memunculkan sebuah deklarasi. Saya punya bukti untuk itu. Tadi malam, di #KandangKambing, proses penularan telah terjadi. Bila Anda sedang membaca tulisan ini, perlu saya informasikan bahwa yang sedang Anda nikmati inilah salah satu hasil Deklarasi Kandang Kambing semalam.

Tersebutlah sebuah kumpulan anak-anak muda bernama Club Komeng. Di Twitter, mereka menggunakan nama sama untuk akunnya: @clubkomeng. Saya tidak sempat menanyakan mengapa menggunakan nama itu. Pasti ada alasannya tapi tak penting kan buat dibahas di sini? Katanya jumlah anggotanya 18 orang, lelaki semua. Mereka adalah blogger, entah sudah lama atau baru saja ngeblognya. Saya sebut mereka blogger karena mereka semua memiliki blog. Dari 18 lelaki muda anggota kelompok itu, 10 di antaranya datang ke #KandangKambing tadi malam.

Sudah bisa ditebak ketika blogger ketemu blogger, meski ngalor-ngidul yang dibahas, perihal tulis-menulis sudah pasti akhirnya menjadi bagian bahasan yang ngalor-ngidul itu. Selanjutnya proses penularan pun terjadi. Bukan menularkan penyakit tentunya melainkan semangat menulis sehingga akhirnya tercapailah kesepakatan di antara semua yang hadir di #KandangKambing. Semua sepakat untuk membuat proyek penulisan bahkan bukan hanya satu tetapi dua. Ini merupakan kesepakatan yang keren mengingat pertemuan 10 blogger muda dengan saya di #KandangKambing baru terjadi pertama kali tetapi sudah langsung menghasilkan proyek ngeblog bahkan sampai dua.

deklarasi kandang kambing
10 blogger muda anggota @clubkomeng

Proyek penulisan yang pertama hanya melibatkan 10 blogger anggota @clubkomeng yang hadir saat itu. Yang harus dilakukan adalah menuliskan di blog masing-masing tentang pertemuan yang berlangsung di #KandangKambing semalam. Waktu penulisannya sampai Kamis (13 September 2012). Bila sudah selesai kemudian diinformasikan via akun Twitter dan menyebut akun Twitter saya sebagai pemberitahuan. Selanjutnya tautan dan judul dari tulisan tersebut akan saya tambahkan di belakang akun Twitter masing-masing dalam daftar kesepuluh blogger di bawah ini:

  1. @A_Jaelani43 –> Ngeriung di Kandang Kambing
  2. @suaratidur –> Menggelora, kembali!
  3. @dennyzzorrick –> Mereka yang ingin Berkata
  4. @zackySCHF –> Berkunjung Ke Kandang Kambing
  5. @misbeh27 –> Konferensi at Kandang Kambing
  6. @Sansanmwawaa –> Sahutan kandang kambing
  7. @acunmeswew –> Luangkan Waktu Untuk Menulis
  8. @aguzzasimido –> Tersasar di Kandang Kambing
  9. @JuandaXBM –> TENTANG KOPI HITAM
  10. @rrizkie –> Ilmu Tambahan @KandangKambing

Proyek penulisan kedua lebih menarik dan menantang karena melibatkan banyak orang dan tidak kerja sendiri tetapi berkelompok. Rencananya, selain 10 blogger yang datang ke #KandangKambing tadi malam, anggota yang tidak hadir juga akan dilibatkan, termasuk dari kelompok lain yang dikenal dengan sebutan @YoungGenerati13 yang anggotanya 13 perempuan muda. Mudah-mudahan saja mereka mau bergabung dalam proyek kedua ini karena 13 perempuan ini juga blogger semua. Proyek penulisan yang dikerjakan keroyokan ini biasa disebut #RantaiCerita atau cerita berantai, yang beberapa kali pernah saya buat. Salah satu di antaranya adalah Perkawinan Darah. Perihal cara memainkannya akan disampaikan dalam tulisan lain.

Bisa Anda lihat sekarang? Tidak salah bila dikatakan blogger itu penular. Dua proyek di atas adalah hasil virus menulis yang saya tularkan ke mereka yang berani-beraninya datang ke #KandangKambing. Karena proyek penulisan tersebut merupakan buah kesepakatan yang dihasilkan di #KandangKambing maka saya menyebutnya sebagai Deklarasi Kandang Kambing. Mengapa disebut #KandangKambing? Akan memperpanjang tulisan ini bila saya kisahkan di sini. Singkatnya, #KandangKambing itu ya tempat tinggal saya. Para sahabat saya menyebutnya demikian. Jangan khawatir, saya akan buatkan tulisan khusus tentang sebab-musabab munculnya sebutan #KandangKambing untuk rumah yang saya tempati sekarang. Bila sempat tapi, ya? :mrgreen:

Sumber gambar: koleksi pribadi

25 COMMENTS

  1. @fadilfadrum: boleh, silakan. 🙂
    @echaimutenan: rantai cerita yang sebelumnya, #3Penguasa belum beres.
    @MT: berarti mereka juga harus diperingatkan agar hati-hati terhadap ente juga. 😉
    @Mbahsangkil: emang. #Eh :mrgreen:
    @Misbeh: jelas, pasti menyenangkan. 😉
    @Denny Sufyan: semoga menjadi seperti itu. 😎
    @suaratidur: pasti langsung ketagihan. 😆
    @aj43: aamiin. 🙂
    @agus asimido: nanti lagi tidur siang dulu biar nggak ngantuk. 😉
    @Acun Meswew: senangnya. 😉
    @M Rizky F: semangat! 😉
    @cepy: ayok, dengan senang hati menyambut. 🙂
    @sansan wawaa: hanya jagoan yang berani datang. 😆
    @Ovan: ayok, Mas.
    @masfajar: ayok, ngliong lagi. 😉
    @Melly: saya siap jadi pemandunya. :mrgreen:

  2. […] Deklarasi Kandang Kambing pada malam selasa itu membuat kaki dan tangan saya ingin sekali rasanya loncat dan menuliskan sepatah atau dua patah kata untuk menodai sehelai kertas warna putih itu. Apa yang ada di dalam pikiran karena tidak bisa datang dan menjumpai #kandang kambing, seketika di benak ketika teman-teman blogger sedang bersantai sambil menikmati kopi hangat sedikit di tenamani dengan sisa makanan lebaran yang mungkin masih tersisa di #kandang kambing, mereka yang sedang asik menyeruput kopi hangat nya itu adalah sekumpulan blogger muda yang mempunyai keinginan untuk GO-Blog, entah dari mana nama @Clubkomeng bisa terpasang di komunitas blogger muda ini, saya sebagai salah satu anggota nya pun tidak mengetahui lazimnya nama tersebut. tapi bagi saya @Clubkomeng nama persis dalam akun twitternya pun memberikan sisi positif dalam memberikan inspirasi dan semangat dalam menuliskan sebuah tulisan. […]

  3. 1. jelas yg paling tua di kandangkambing adalah blogger penular. hati-hati!!!!
    2. nafsu kalo liat darah muda. tumbuhlah calingku buat memangsa mereka 🙂
    3. persatuan blogger Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here