Peringatan bagi peminum kopi. Seheboh apa pun pro-kontra kopi dan kesehatan, faktanya kopi tidak baik untuk mata.
Acara #NgopiBuku diselenggarakan oleh @ngopibuku yang diawaki manusia-manusia rayap alias pecinta buku, sekaligus penggila kopi.

Jurai

Jurai adalah sebuah novel karya Guntur Alam yang berhasil mengaduk-aduk emosi pembacanya. Saya salah satu korbannya. ;)

Desaku

Baru kali ini acara peluncuran buku menyebabkan mata saya basah oleh airmata. Mengapa bisa terjadi?

Payudara

Sebuah antologi cerpen karya El atau Langit Amaravati.
Karena acara Bincang Buku Burung-burung Cakrawala pada 15 Desember 2013, saya merasa lebih dekat dengan penulisnya, Mochtar Pabottingi.
Ebook gratis tentang pendakian gunung dan petualangan alam. Cocok untuk para pendaki dan yang hobi camping. Menginspirasi, halal, serta tanpa efek samping. ;-)
Ingin menerbitkan blog anda menjadi buku? Gampang. Jadilah blogger! ;D
Penulis ‘cemen’ tidak melakukan perlawanan sebagaimana seorang penulis sejati bersikap: tulisan dilawan tulisan.
Pernah dalam satu acara bedah bukunya di suatu daerah, salah seorang pengunjung membawa samurai mengancam dirinya.
Novel pencitraan semacam Anak Sejuta Bintang yang pekat dengan aroma politik apakah masih menarik bagi anda?

Kecewa

Begitu ramainya serial Laskar Pelangi disebut-sebut akhirnya saya jadi terpancing untuk tahu lebih banyak. Namun setelah membaca Maryamah Karpov, saya jadi kecewa. Apa yang saya harapkan tidak saya temukan dalam buku terakhir itu.
Bisa-bisa H.B. Jassin bangkit dari kuburnya karena Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) yang dia dirikan telah memfasilitasi pengabadian kebodohan.

Angkara Setan

Ia yang tidak membawa dalam dirinya benih-benih setan tidak akan pernah melahirkan sebuah dunia baru.

Gadis Tangsi

Buku-bukunya Suparto Brata ini memang asyik. Seasyik karya Pramoedya Ananta Toer.
Anak Sejuta Bintang adalah salah satu contoh upaya pencitraan (Aburizal Bakrie/Ical) yang berbentuk novel, dan sudah bisa diperkirakan, berbagai cercaan berdatangan untuknya.
Maman S. Mahayana kembali mengkritik 20 cerpen dalam epilog yang dia tulis untuk buku antologi cerpen pilihan Kompas 2012, Laki-laki Pemanggul Goni. Meski terkesan 'kejam', tulisan yang dia beri judul Potret Indonesia dalam Cerpen isinya sangat mencerahkan. Di sisi lain, dengan tulisan tersebut, Maman bak burung merak yang sedang mengembangkan bulu ekornya di musim kawin.
Tak gampang berbagi ruang untuk mereka yang terbiasa maunya serba sendiri. Bila bisa dinikmati sendiri, mengapa harus berbagi. Begitu kira-kira prinsip mereka.
Pembantaian yang terjadi terhadap Pemimpin Tanpa Singgasana di rumah jagal RKB dalam Bincang Buku Kamisan ini berakhir dengan indah.
Memang nggak enak memiliki hutang. Namun bagi sebagian orang, justru nggak enak kalau tidak punya hutang. Para wirausahawan juga menyarankan supaya berhutang. Tetangga saya malah memberi saran yang kedengaran ngawur tapi jika dipikir-pikir ada benarnya juga, “ Berhutanglah, sebab...

MEDIA SOSIAL

490PengikutMengikuti
731PengikutMengikuti
2,378PengikutMengikuti
8PelangganBerlangganan
Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome. & GeekyCube.