Home Klinong-klinong

Klinong-klinong

Bagi saya, ini hal baru. Apalagi satu curug dengan lima nama. Dan ternyata, curug inilah yang beberapa tahun lalu pernah saya cari-cari sampai hampir jam duabelas malam tetapi tidak ketemu hingga akhirnya saya terpaksa tidur di saung di tengah kebun teh karena kelelahan.
Berminat? Syaratnya gampang, hanya dengan membaca tulisan ini sampai selesai. Serius. Saya tidak bohong. Jika anda memiliki uang Rp 3000, anda sudah bisa melancong ke negara manapun yang anda suka di dunia ini. Bahkan kadang-kadang nggak sampai Rp 3000. Ada...
Ada lajur jalan di Ponorogo yang ramai dengan pedagang kopi lesehan di kiri-kanannya setiap malam.
Mau ikut gabung di #jalurkopi? Ayo.
Bogor bukan hanya punya Tanjakan Setan di Gunung Gede tetapi juga Tanjakan Iblis di Gunung Salak.
Setiap berdiri di depan pintu ini dan menatap ukir-ukirannya, saya selalu ingat kisah si penangkap petir, Ki Ageng Sela.
Kopi asli Bogor kembali diulas. Di daerah Empang Bogor, ada kisah warung kopi yang seduhan kopinya harus diaduk 75 kali dahulu sebelum disajikan.
Bukan bentuk dan warnanya yang menarik dan membuat penasaran tetapi jumlahnya yang berubah-ubah saat dihitung. Bila ditanya berapa jumlah sebenarnya dari piring-piring itu, saya sendiri belum menghitungnya lagi. Biarlah itu jadi misteri tak terpecahkan bagi saya sekarang.

Iwak Manuk

Semoga Anda tidak 'ngeres' saat mendengar atau membaca kata iwak manuk.
Alun-alun di depan Masjid Agung Demak memang masih ada tetapi bukan alun-alun yang dulu.
Stimulan munculnya masa lalu datangnya bisa dari sesuatu yang terkait dengan salah satu panca indra. Sebagai contoh misalnya seperti ini. Pernah mengalami kejadian tiba-tiba teringat satu hal karena, eee... mencium bau ketek seseorang di angkutan umum? Jika jawabannya ya, itu...
Asyik itu ketika kita yang berada di masa sekarang bisa jalan-jalan di masa prasejarah. Kisah tapak tilas menyusuri peninggalan Kerajaan Tarumanegara.
Dua hari saya menikmati jalan-jalan. Menelusuri tempat-tempat di wilayah Bogor yang baru buat saya.
Tak selalu malam di Yogyakarta menyenangkan. Saya mengalami malam jahanam di sana.

Batu Roti

Saya nggak tahu kenapa orang-orang disekitar gunung tersebut menyebutnya begitu. Mungkin karena bentuknya seperti roti tawar ketika dilihat dari bawah.
Saya ketemu Christina Aguilera di stasiun Wates Yogyakarta. Dia sedang menyanyikan sebuah lagu yang sangat dikenal orang Jawa.

Puncak Salak I

Semangat kami menggebu-gebu. Langkah kaki dipercepat. Sudah tidak sabar rasanya menjejakkan kaki di ketinggian yang selama ini hanya bisa saya nikmati setiap kali jalan di Pankid atau saat berada di terminal angkot Bubulak.
Melihat baju yang dipakai, mereka perlu dikasihani. Kebanyakan baju yang mereka kenakan kekurangan bahan. Semoga mereka tidak masuk angin. Kan tidak lucu, bidadari kok masuk angin.
Pecel itu menu wajib yang harus dinikmati bila ke Madiun.
Pagi ini saya ke Curug Seribu yang berada di lereng gunung Salak lagi. Karena sudah janji nemenin istri yang akan ngajak hiking kenalannya dari Amerika, saya berdua dengannya berangkat ke Bogor menjemput mereka. Keluar dari rumah jam 06.45 wib...

MEDIA SOSIAL

488FollowersFollow
682FollowersFollow
2,376FollowersFollow
6SubscribersSubscribe
Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome. & GeekyCube.