blogwalking? maaf!Ini bisa dibilang sebuah pengakuan. Dan ini bisa jadi sebuah kesombongan yang masih saya miliki bila anda ingin menyatakan seperti itu. Tentang ketiadaan hasrat bertandang ke salah satu, dua, atau lebih blog milik orang lain. Bukan karena benci dengan pemiliknya, atau tidak suka dengan yang dituliskan mereka. Hanya rasa malas yang tiba-tiba menghampiri.

Jangan berpikiran saya tidak pernah berusaha menghilangkan setidaknya menurunkan kadar kemalasan itu. Upaya tetap saya lakukan agar saya menjadi tergerak datang dan menulis komentar sebagai penanda bahwa saya pernah mengunjungi blog itu. Saya tidak akan berapologi atas kemalasan saya dengan memberi alasan tidak memiliki waktu. Jelas kita semua sama-sama memiliki jumlah waktu yang sama dalam sehari yaitu 24 jam. Sangat tidak mendasar bila ketiadaan waktu kemudian saya jadikan sarana apologi.

Pilihan mau mengunjungi blog orang atau tidak memang kitalah yang memutuskan. Namun rasa bersalah menjadi-jadi saat teman yang tidak rutin dikunjungi justru dengan rendah hati menuliskan suatu hal positif tentang kita. Itu saya alami.

Ketika seorang sahabat memberikan sanjungan dalam blognya kepada orang-orang yang dia kenal termasuk saya di antaranya, terus terang, saya malah jadi malu. Saya merasa demikian karena tidak pantas buat saya berada di antara orang-orang hebat tersebut. Namun karena saya tahu siapa Achoey si penulis dan pemilik blog itu, saya jadi maklum.

Yang namanya MT atau mataharitimoer sang novelis dan blogger tulen juga pernah mempermalukan saya. Saat dia membuat tulisan yang mengulas 10 blog yang dibacanya, dia paksakan memasukkan blog sederhana ini menjadi salah satunya. Selain itu, kadang-kadang dia membuat saya jengah dengan komentar yang dia tinggalkan. Keterlaluan memang. Tapi mau gimana lagi?

Saya memang kenal mereka dan dua orang itu tahu saya. Bedanya, mereka rajin menyambangi blog saya sedangkan saya tidak. Mereka memang orang baik. Tidak heran bila mereka mau melakukan seperti itu. Karena kerendahan hatinya, banyak teman dan sahabat yang mereka miliki. Tidak aneh juga bila blog mereka sering didatangi dan dikomentari pengunjung.

Anda sendiri bagaimana? Pernahkah mengalami seperti yang saya alami? Untuk orang-orang yang memiliki energi luar biasa khususnya dalam mengunjungi blog orang lain atau yang biasa disebut blogwalking, saya betul-betul angkat topi. Ingin rasanya bisa meniru seperti mereka. Bila suatu waktu mereka juga dihinggapi kemalasan, saya yakin kadar malasnya tidak setinggi saya. Durasinya pasti juga sebentar. Bisa jadi hitungannya hanya hari bukan minggu atau bulan.

Ada satu hal yang bisa saya bagikan yang barangkali bermanfaat buat blog anda. Ini adalah salah satu penyebab saya enggan menulis komentar dan kadang-kadang tidak ingin datang lagi karena merasa tidak ada gunanya. Mungkin saja apa yang terjadi pada saya dialami juga oleh orang lain. Bila demikian, pengalaman subyektif saya ini tentunya sudah tidak subyektif lagi. Dan itu perlu anda perhatikan bila anda menginginkan mendapat komentar untuk setiap tulisan yang anda buat di blog anda.

Satu hal yang membuat saya enggan memberi komentar adalah terkait dengan setting-an komentar di blog yang menggunakan mesin Blogger atau yang ada di Blogspot.com. Jika blog anda ada di Blogspot, sebaiknya setting-an name/URL dan anonymous-nya juga dibuka. Dengan demikian, mereka yang tidak memiliki akun di Blogspot bisa meninggalkan komentar. Terlihat sepele memang. Namun jika itu anda abaikan dan pengunjungnya kebetulan seperti saya, jangan menyesal jika tamu yang tadinya sudah menulis komentar itu kemudian menghapusnya kembali dan pergi. Sayang kan? Pengunjung yang sebenarnya sudah berniat bersilaturahim jadi batal karena tidak difasilitasi blog anda. Celakanya lagi bila si tamu itu orangnya gampang kapok. Bisa-bisa jika diundang untuk datang lagi, dia akan menjawab: β€œBlogwalking? Maaf!”

Sumber gambar: di sini

18 COMMENTS

  1. @utami utar: bukan masalah senang atau tidak, namun saat kita mengomentari, selanjutnya semua dikembalikan ke pemilik blog apakah mau ditampilkan atau dihapus, entah komentar itu benar atau bohong πŸ™„
    @Kojack: info menarik mas thx 8)
    @Jarip: hmm πŸ˜‰
    @@unggulcenter: kayaknya blognya echa yang itu udah dibuka deh πŸ˜‰

  2. Betul tuh pak.. banyak blog di blogspot yang ga isa nih.. sulit komen.. salah satunya bloge echaimutenan.blogspot.com

    Saya baru kasih tau dia lagi tuh bwt baca tulisan om WKF biar ngerti (kemungkinan banyak dari kita gak ngerti bukan gak mau)

  3. kalau di blog spot saya juga menyarankan menggunakan plug in dari intense debate atau discus saja. biar lebih enak ninggalin komentar, soalnya bisa pake akun FB atau wordpress juga

  4. wah kalau begitu saya tak tahu diri sebagai seorang tamu ya kang .. mungkin ini jadi pelajaran buat saya, lain kali kalau memberikan komentar hanya yang menyenangkan hati sang pemilik blog saja. biarlah saya berbohong asal ia senang. barangkali begitu lebih baik ya?

  5. @zico: yang terakhir itu yg lebih penting, masalah ada atau tidak pengunjung yang mampir dan memberi komentar jangan terlalu dipikirkan, pasti akan datang dan kembali datang jika mereka menganggap tulisan kita bermanfaat bagi mereka.
    @utami utar: pemilik blog mau menampilkan atau menghapus komen yg masuk itu terserah dia, terlepas apakah fakta itu mau diakui atau tidak. kita sebagai tamu selayaknya tidak perlu menuntut apa-apa. meskipun kita menganggap seharusnya tidak begitu atau prasangka yang lain.
    @kakve-santi: setuju, yg penting tetap ngeblog πŸ˜‰
    @indobrad: ide bagus. lebih bagus lagi jika kang brad mau mengajari saya bagaimana membuat aggregator. 8)

  6. Saya selalu ta’jim pada orang yang sudah berkeluarga namun tetap sempat berbagi lewat media blog, ya termasuk WKF ini. πŸ™‚

    Sebagai Manajer bidang Media di BLOGOR, maka WKF kan membiasakan blogwalkin ke para narablog dan blog/ web komunitas blogger. Begitulah saya baca di jobdes hasil raker bersama pupuhu. πŸ˜€

  7. Kalau gitu coba bikin agregator aja pak. Jadi Anda blogwalking hanya ke orang2 yang punya postingan baru di blog mereka aja. Kalau mengunjungi blog setiap pengomentar yg masuk ke kita memang melelahkan. hehehe

  8. saya pernah menulis komentar tapi setelah muncul kemudian komentar itu dihapus oleh si pemilik blog, padahal yang saya tulis adalah fakta (yang tentu tidak diakuinya). tapi saya tidak kapok lho, sesekali saya masih menyambangi blog tersebut karena sikap positif seseorang dalam menerima kritik tentu bukan proses instan.

  9. setiap hari saya selalu berdoa,,,supaya banyak orang blogwalking dan menulis komentar pada artikel yang saya tulis..pak.. πŸ™‚
    entah kapan pengunjung setia blog saya bakal berdatangan? πŸ™‚ hehe
    tapi yang utama adalah gairah saya dalam menulis tetep ada…dan semangat 45 untuk “posting” tetep jadi orientasi pertama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here