sandal gunungJalan-jalan itu pekerjaan yang menyenangkan. Karena menyenangkan, pasti banyak orang meskipun tidak semua yang suka melakukan kegiatan itu. Bagaimana dengan anda?

Bagi saya, yang namanya jalan-jalan tidak harus mengeluarkan biaya mahal. Ada cara yang bisa dilakukan untuk bepergian dengan biaya minimal. Meskipun minim biaya, nggak perlu khawatir, kepuasan tetap bisa maksimal kok. Apa contohnya? Barangkali itu yang akan anda tanyakan. Jika anda bertanya seperti itu, berarti bisa saya katakan anda mulai tertarik. Setidaknya mulai penasaran dan ingin tahu apa yang saya maksudkan tersebut.

Backpacking, ya backpacking. Menjadi backpacker atau bahasa kasarnya pelancong kere (terlalu kasar ya?) adalah alternative yang bagus untuk bepergian dengan biaya murah. Tidak perlu uang berlimpah untuk jalan-jalan ala backpacker. Trinity yang menulis petualangannya menjadi backpacker dalam bukunya The Naked Traveler barangkali bisa menjadi bukti betapa murah meriahnya dan tidak harus memiliki uang banyak agar bisa bepergian. Dari bukunya itu, Trinity bukan hanya sekedar pergi ke tempat-tempat menarik yang ada di negeri ini, justru dia lebih banyak menjadi pelancong di luar negeri. Betul-betul menarik kan?

Karena menjadi backpacker, yang dipakaipun tidak harus barang mewah dan mahal. Dengan perangkat semacam baju, celana, tas, sepatu atau sandal yang fungsional, asal nyaman dan bisa menjadi pelindung sudahlah cukup. Barangkali yang perlu diperhatikan, baju dan celana yang dipakai bisa melindungi badan dari panas atau dinginnya udara. Selain itu, jangan lupa membawa jaket. Banyak jaket semacam jaket arcteryx di jual di pasar yang cocok untuk backpacker. Jangan ketinggalan, sepatu atau sandal yang enak dan nyaman dipakai serta bisa berfungsi melindungi kaki.

Saat ini kemudahan bepergian ala backpacker bisa memikat siapa saja. Bukan hanya kaum pria, wanita pun banyak yang melakukan backpacking. Trinity adalah salah satu contohnya. Jika anda perempuan dan ingin menjadi backpacker, tidak ada salahnya dicoba. Cukup mengenakan jaket yang hangat, tas punggung, dan sepatu sport bila perlu hanya dengan mengenakan sandal gunung, anda sudah bisa pergi ke mana-mana. Tentu saja dengan ongkos yang murah.

Pesan penting buat anda: Jangan lupa oleh-olehnya buat saya! 😉

Sumber gambar: di sini

14 COMMENTS

  1. Tapi se kere2 nya backpaker kan mesti ada nominal minimum tergantung objek lokasi yang akan dijamah nya kang, ga yakin bisa ampe cuman Naked aja bisa backpacker an –“

  2. setuju pak… saya kemaren dari ujung genteng… hanya modal bensin aj… soalnya perlengkapan saya bawa dari rumahh semuanya…..

  3. @novi: setuju mbak, asal ora wonge ae hehehe…
    @Agung Sudomo: memang, nggak salah tuh, terutama bagi yg suka jalan
    @la omah: lanjutkan 😉
    @Omanta: kadang2 menjadi backpacker bkn krn nggak ada uang tapi aroma petualangannya itulah yg menarik
    @echoboys: tinggal nyusun jadwal ya
    @zico: ayo susun jadwal. kota mana yg akan dikunjungi? 8)

  4. ketika melakukan backpacking pertama kali, saya merasa ketagihan. dan pengen melakukan backpacking yang berikutnya. padahal waktu itu modal nekad, tempat yang saya kunjungi pun belum tau jalan-jalan’a (bandung) btw, nice posting pak, saya jadi bersemangat untuk melanjutkan misi backpacking selanjutnya, setelah baca postingan ini 🙂

    btw, waktu backpacking saya gak pake sendal produk e**er, tapi produk b**gie…hehehe

  5. Backpacker = Boke, tapi kayaknya kalau di luar negri hampir tiap hari ya… Kebanyakan jarang berkendaraan, justru mereka lebih suka jalan kaki padahal kalau secara segi keuangan mereka tergolong kaya, coba kita bandingin di Indonesia hehe gajian bulan pertama kredit motor padahal banyak diantara mereka dengan jarak lokasi kerjanya nggak begitu jauh (Kalau yang jauh saya maklumin). Hehe Maaf numpang nulis ngasal Pak, maaf ya…. pis agh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here