balada cinta - pisau berdarahSungguh tragis. Kisah cinta sepasang kekasih ini berakhir dengan kematian. Takdir memang tidak bisa direncanakan, atau dielakkan.

BALADA CINTA

jalannya melenggang
sedikit mekangkang
membusungkan dada yang bidang
siapa berdiri menghalang
dia akan tendang
kesempatan memadu kasih tak kan dia buang
pujaan hatinya telah menunggu tenang
di batas cakrawala pandang

tubuhnya putih mulus
begitu halus
dia sedang menunggu belahan jiwa berdada bidang
yang terlihat melangkah dengan tenang
di ujung mata memandang

dua hati menyatu kini
hari-hari indah terisi
tak ada lara
tiada nestapa
hanya suka ria
canda tawa
dunia milik berdua
yang lain gimana?
bah! itu urusan mereka

nyanyi seri telah berhenti
sepi mengisi hari-hari
gema takbir penanda akhir
si dada bidang sudah menghilang
terpanggang sunyi di dalam dandang

si putih?
tak mungkin bersedih
tak ada rasa perih
dalam panci di atas kompor
dirinya mewujud opor

Cikiray, 20/9/2011
WKF

Sumber gambar: di sini

10 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here