Awalnya saya tak begitu peduli dengan yang namanya Akademi Berbagi. Nama itu begitu samar-samar. Akunnya di Twitter , @akademiberbagi, sekali-sekali melintas di linimasa saya karena ada teman yang menautkannya dalam kicauan dia. Saya abai ketika nama itu hadir. Hingga pada suatu malam tepatnyaΒ  30 Maret 2012, mata saya dibukakan oleh sebuah kegiatan yang bertajuk LLD (Local Leaders Days) di Cico Resort, Cimahpar, yang diadakan oleh Akademi Berbagi.

30 Maret 2012 malam saat bersama teman-teman blogger (@rudigints, @mataharitimoer, @May_Qbie, @utamiutar, @EmbunKinasih) menikmati makan malam setelah pulang menengok sahabat kami yang sakit, @echaimutenan, sebuah kicauan terbaca. Kicauan itu dari seorang sahabat yang tinggal di Semarang, @thianongonong, yang sekarang sedang berada di Cico Resort, Cimahpar. Dia menginformasikan sedang berada di resort tersebut untuk sebuah acara berhashtag #LLD dan minta jaket karena kedinginan. Entah serius atau tidak perihal permintaannya itu, karena lokasinya dekat rumah dan terlewati, saya sengaja mampir untuk menemui dia.

Tiba di lokasi, acara masih berlangsung. Dari tempat saya berdiri menunggu, terbaca sebagian tulisan di backdrop yang menempel di dinding dalam aula: Akademi Berbagi Local Leaders Days 2012. Rupanya sahabat Semarang saya ini sedang ikut pelatihan kepemimpinan yang diselenggarakan @akademiberbagi dan diikuti para pengelola Akademi Berbagi yang berasal dari 30 kota di Indonesia. Nama akun Twitter dan kota asal mereka terbaca di stiker yang ditempelkan di dada kiri. Selain itu, pengisi acara ternyata orang-orang yang sudah saya kenal dan pernah ketemu sebelumnya. Mereka itu @donnybu bersama @fanabis, @ace_pentura dan @tjatur. Saya ngobrol beberapa saat sebelum pamit pulang. Dalam hati timbul rasa penasaran, mengapa di Bogor sendiri tidak ada Akademi Berbagi?

Sampai di rumah, perihal acara di Cico Resort itu saya kicaukan di Twitter. Sejumlah sahabat menanggapi. Beberapa di antaranya mengajak untuk membentuk Akademi Berbagi di Bogor. Gayung bersambut. Ternyata saya tidak sendiri yang berharap komunitas berbagi itu didirikan di Bogor. Setelah melakukan obrolan-obrolan baik secara online maupun offline, akhirnya pada 6 April 2012 bertempat di #KandangKambing daerah Cikiray, Sukaraja, lima orang blogger (@harrismaul, @wkf2010, @utamiutar, @mataharitimoer, @rudigints) mendeklarasikan berdirinya Akademi Berbagi Bogor.

Pendeklarasi Akber Bogor

Pada malam itu juga segala persiapan dilakukan. Akun Twitter dan email langsung dibuat yaitu @AkberBogor dan akberbogor(at)gmail.com. Tim pengelola yang istilahnya kepala sekolah dan pengurus disusun. @utamiutar ditunjuk sebagai kepala sekolah, sedangkan yang menjadi pengurus @harrismaul, @wkf2010, @matahritimoer, @rudigints, dan @ErfanoNalakiano yang kebetulan saat itu tak bisa hadir.

Dua hari kemudian, 8 April 2012, tim pengurus Akber Bogor kembali berkumpul di #KandangKambing. Agendanya adalah merencanakan kelas-kelas berbagi. Usulan-usulan kelas yang akan dibuka dicatat. Rancangan kelas berbagi hingga akhir tahun ini dibicarakan. Untuk sementara ada 19 jenis kelas yang diinventarisir. Kelas-kelas tersebut masih digodok hingga saat ini. Mungkin saja jumlahnya berkurang atau bisa jadi malah bertambah. Bila penyusunan jenis kelas dan jadwal pelaksanaannya sudah tuntas, pemberitahuannya akan disampaikan lewat Twitter dan blog. Selain itu, @akademiberbagi yang menjadi induk dari semua cabang Akademi Berbagi juga akan dikirimi salinannya.

12 COMMENTS

  1. @Rudi Ginting: Yg penting perencanaan sudah dijalankan, tinggal perorganisasian, pelaksanaan, dan kontrol serta evaluasi kita jalankan penuh komitmen. Setelah itu, apalagi yang perlu kita lakukan kecuali menyerahkan sepenuhnya kepada Yang Maha Mengatur kehidupan ini? πŸ˜‰
    @utami utar: Sip. πŸ™‚
    @httsan: Untuk orang sekelas Pak Har akan selalu ada slot untuk bergabung. :mrgreen:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here